Tiongkok Menjadi Isu Politik Dari Datangnya TKA China Ke Indonesia

14 Mei, 2021 | Feek | No Comments

Tiongkok Menjadi Isu Politik Dari Datangnya TKA China Ke Indonesia

Tiongkok Menjadi Isu Politik Dari Datangnya TKA China Ke Indonesia

Seorang ahli dalam kebijakan publik mengkritik sikap “reaktif” dan “piece” dengan melarang penerbangan piagam dari luar negeri yang melayani pekerja asing selama penolakan kembali ke perumahan. Larangan itu diterapkan di tengah gelombang kritik terhadap kehadiran orang asing dari Cina melalui penerbangan Carter. “Kebijakan itu reaktif dan sepotong luka). Sementara itu, kata seorang pejabat Kementerian Tangan, mengatakan, terjadinya masalah kehadiran Penonaktifan Anggota KPK 2021 tidak dapat dipisahkan dari sentimen negara Cina.

Tiongkok Menjadi Isu Politik Dari Datangnya TKA China Ke Indonesia

“Pasti [ada perasaan], jadi semua hal yang berkaitan dengan Cina, menjadi menarik, jadi [masalah] politik,” kata staf ahli ekonomi dan RR dari Menteri Tangan, Aris Whyyudi, kata berita BBC Indonesia, Selasa (11/05). Dalam beberapa hari terakhir, komunitas kritik pemerintah sehubungan dengan kehadiran lebih dari 300 pekerja asing (TKA) Cina di Bandara Sukarno-Hatta, di tengah-tengah kebijakan larangan untuk pulang.

Tiongkok Menjadi Isu Politik Yang Dimunculkan Pemerintah Indonesia

Pernyataan resmi pejabat imigrasi mengatakan kehadiran lebih dari 300 pekerja asing dari Tiongkok telah memenuhi aturan imigrasi, yaitu, antara lain terkait dengan Proyek Strategis Nasional. Mereka datang dalam tiga kelompok, yaitu Selasa (04/05), Kamis (06/05), dan Sabtu (08/05) di Bandara Sukarno Hatta, Province of Banten. Tetapi beberapa orang menganggap izin yang diberikan oleh pemerintah ke kehadiran “tidak sensitif” mereka, karena pada saat yang sama pemerintah melarang warganya untuk pulang Lebaran. Hasil peninjauan Kementerian Kesehatan, dua warga Tiongkok terpapar positif terhadap Covid-19. Kedua orang sekarang sedang dalam proses isolasi di salah satu hotel di Jakarta.

Dan di tengah-tengah gelombang kemarahan yang muncul kemudian, pemerintah melalui Kementerian Transportasi pada Senin (10/05) mengumumkan kebijakan melarang penerbangan piagam dari luar negeri yang menghadiri pekerja asing selama pencairan. Reaksi negatif terhadap kehadiran pekerja asing (TKA) Cina di Indonesia bukan yang pertama. Pengamat Kebijakan Publik Fisipol UGM, Bayu Dardías Kurniadi, mengatakan kebijakan pemerintah terkait dengan Homecoming Lebaran lebih reaktif, yang lebih merespons apa yang terjadi di masyarakat.

“Kalau begitu, [pengurangan izin], pesawat dari surat itu muncul karena reaksi terhadap pembatasan larangan penerbangan, dan akhirnya juga dilarang [Plane Plane],” kata Bayu Dardia kepada BBC News Indonesia, Selasa (11 /) 05). “Kebijakan itu reaktif dan sepotong potongan. Ini memiliki jawaban dan respons yang rajin, tetapi tidak lengkap dan pencetakan reaktif. Itu harus integral dan proaktif,” tambahnya. Seharusnya, kebijakan dibuat secara integral dan kemudian sangat rinci, yang berdampak pada implementasi masing-masing kebijakan.

Write Reviews

Leave a Comment

Please Post Your Comments & Reviews

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Comments & Reviews